Kinerja Keuangan Dan Resiliensi Sektor Consumer Non-Cyclical Indonesia Di Tengah Guncangan Makroekonomi
Keywords:
kinerja keuangan, consumer non-cyclical, likuiditas, profitabilitas, Bursa Efek Indonesia.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi kinerja keuangan perusahaan manufaktur subsektor consumer non-cyclical di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2018–2020, yang mencakup fase sebelum dan awal terjadinya pandemi COVID-19. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan subsektor consumer non-cyclical yang terdaftar di BEI. Dengan menggunakan metode purposive sampling, empat emiten utama dipilih sebagai sampel: PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR). Prosedur pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi data sekunder dari laporan keuangan tahunan yang telah diaudit sepanjang periode pengamatan. Teknik analisis data dilakukan secara komparatif melalui analisis multi-rasio yang mencakup dimensi likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya divergensi kinerja yang dinamis antar emiten; KLBF mencatat likuiditas terkuat dan risiko solvabilitas terendah, sedangkan UNVR mendominasi efisiensi profitabilitas tertinggi meskipun memiliki leverage yang agresif. Kesimpulan umum menunjukkan bahwa sektor consumer non-cyclical memiliki resiliensi fundamental yang kuat di tengah guncangan pandemi. Rekomendasi penelitian menyarankan agar emiten dengan leverage tinggi (UNVR) melakukan restrukturisasi utang jangka pendeknya, sementara emiten yang terlalu likuid (KLBF) mengoptimalkan kas menganggur (idle cash) mereka ke dalam investasi yang produktif.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Antonius Andrias Reis Tanesi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.